PD Sekali! Meski Tertinggal 20% Kubu Prabowo Klaim Jokowi Bakal Terlampaui Bulan Ini
Suhu politik tanah air semakin memanas mendekati debat Pilpres pertama. Masing - masing kubu bahkan mengklaim kemenangan sebelum debat dilakukan. Kubu Prabowo 3 : 0 (Habiburokhman, detik.com, 8/1). Sedang Jokowi 5 : 0 (Hasto Kristiyanto, detik.com, 8/1).
Jokowi - Prabowo (Sumber: cometopalelo)
Debat memang krusial karena bisa sangat berpengaruh terhadap elektabilitas. Keberhasilannya bakal memantapkan bagi pihak yang unggul atau mendongkrak suara bagi yang tertinggal.
Parpol Pendukung Jokowi VS Prabowo (Sumber: detik)
Berkaitan dengan elektabilitas memang saat ini Jokowi - Ma'ruf Amin unggul untuk sementara. Bahkan menurut Survei Indikator Politik Indonesia terbaru (detik.com, 9/11) Sang Petahana unggul 54,9 persen melawan 34,8 persen.
Tetapi meski tertinggal sekitar 20 persen, kubu Prabowo tetap percaya diri bakal mengejar. Bahkan Fadli Zon (detik.com, 9/1) sesumbar Jokopwi bakal terlkejar Paslon 02 bulan ini. "Jangankan 3 bulan, bulan ini juga sudah pasti terkejar," ujarnya di Gedung DPR (9/1). "Dan saya kira gapnya juga cukup tipis, kami yakin bulan Januari ini sudah terlampaui," lanjutnya.
Berkaitan dengan keoptimisannya itu ada beberapa hal yang disorot Fadli berkaitan dengan survei yang mengeluarkan Jokowi sebagai pemenang, yakni undecided voters dan keakuratan survei.
Menurut Fadli (detik.com, 9/1) pihak yang belum menentukan pilihan sebetulnya adalah suara yang memilih Prabowo. Menurutnya sekarang ini tidak ada undecided lagi.
Sedang keakuratan survei juga menjadi sorotan Fadli. Menurutnya (detik.com, 9/1) saat ini banyak survei yang tidak akurat dan metodenya perlu diperbaiki. Ia juga berpendapat lembaga survei harus memberi tahu publik tentang siapa yanmg mewmbiayai surveinya.
Survei Denny JA dan Median (Sumber: detik)
Di balik kritiknya tersebut, pihak Prabowo memang harus hati-hati. Karena dua survei terakhir di luar Indikator Politik Indonesia (detik.com, 8/1) tetap mengunggulkan Jokowi. LSI Denny JA yang menyurvei tanggal 5-12 Desember 2018 mengasilkan Jokowi - Ma'ruf Amin unggul atas Prabowo - Sandi 54,2 melawan 30,6 persen. Sedang Median pada tanggal 4 - 16 Nopember menghasilkan Paslon 01 unggul atas 02 dengan 47,7 melawan 35,6 persen.
Tapi jika klaim undecided voters Fadli benar, maka petahana layak hati-hati. Karena di survei Median jika mereka ditambahkan ke Prabowo - Sandi akan sedikit unggul melawan Jokowi-Ma'ruf Amin. Hmm...I].



Komentar
Posting Komentar